Minggu, 12 November 2017

SAUS BOLOGNESE dan PIZZA, SAUS BECHAMEL


Resep Saus Bolognese

Bahan Saus Bolognese Rumahan:
  • 6 buah tomat buah (jika kita tidak menambahkan pasta tomat), blender hingga halus
  • 1 kaleng kecil pasta tomat (yang ini opsioanal ya, kami sih biasanya nggak pake. Jika Anda menambahkannya maka kurangi jumlah tomat menjadi 5 saja)
  • 250 gr daging giling
  • 1/2 butir bawang bombay cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 50-100 ml air
  • 1/2 sdt garam
  • 1-2 sdm gula pasir (atau sesuai selera)
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt oregano
  • 1 sdm minyak untuk menumis
Cara Membuat:
  • Panaskan minyak, kemudian tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum
  • Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna
  • Tuang pasta tomat dan tomat yang telah diblender. Aduk hingga rata
  • Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk, dan aduk rata
  • Tuang air sedikit demi sedikit, dan masak hingga mengental
  • Masukkan oregano, aduk rata
  • Angkat dan saus bolognese siap digunakan, serta selebihnya dapat bunda simpan
Update: saya coba menambahkan  pasta tomat kaleng, maaf nyebut merek "S&W" dan hasilnya saus lebih kental meski tanpa tambahan larutan maizena, dan lebih bercita rasa. Lalu dalam beberapa kesempatan bikin saus bolognese ini, saya tidak lagi menambahkan air, karena kondisi juice tomat-nya sendiri sudah ber-air ya bunda, hasilnya tetap enak bunda.
Bagi rekan-rekan pecinta pasta, khususnya spaghetti, pasti sudah familiar dengan jenis saus ini ya saus bolognese. Saus ini sebenarnya adalah pengembangan dari saus dasar, yang juga digunakan pada pizza, sebagaimana resepnya pernah kami posting juga di blog ini, "3 Langkah Bikin Saus Klasik untuk Pizza".


Meski lebih dikenal diaplikasikan pada pasta spaghetti, saus bolognese sebenarnya jenis saus yang adaptable diaplikasikan di hampir semua turunan pasta, untuk pizza oke, macaroni schotel oke, lasagna oke dsb. membuat saus bolognese dalam jumlah agak banyak, dengan tujuan bisa disimpan, dan dikeluarkan dari kulkas ketika sewaktu-waktu pengen menikmati sajian praktis pasta.
Resep Saus Bolognese Homemade Sehat & Super Lezat 





RESEP SAUS KLASIK PIZZA

Berikut adalah 3 langkah mudah  resep mebuat saus klasik pizza yang yummy, dengan beberapa bahan berikut, yang tentunya juga mudah didapatkan dalam stok sayur dan bumbu di dapaur serta lemari pendingin Anda
  •      1 sendok makan minyak zaitun
  •      1 siung bawang putih besar, iris tipis
  •      400g tomat segar dapat potong dadu/cincang/parut silahkan
  •      1 sendok teh garam
  •      2 sendok teh oregano segar cincang
Langkah 1

Panaskan minyak dalam wajan di atas api sedang atau api dengan panas terendah. Masak bawang putih sampai mulai kecoklatan. Setelah itu tambahkan tomat.

Langkah 2

Aduk di atas api sedang selama 10 menit atau sampai kental. Tambahkan garam. Dan menyusul masukan oregano sambil diaduk.

Langkah 3
Dinginkan sauce tersebut. 80ml (1/3 cangkir) dari saus pizza ini dapat digunakan untuk layer dasar topping setiap pizza.


RESEP  PIZZA

resep pizza versi oven ya... seharusnya sih bisa juga diaplikasikan juga untuk pizza teflon. Seluruh komposisi resep kami tuliskan berdasarakan resep autentik ya bunda...silahkan jika hendak bereksperimen lebih lanjut.
4½ cups =  (22.5 ounces / 637.9 grams) bread flour
1½ cup =  (12.5 ounces / 354.4 grams) water
2 teaspoons =  (0.27 ounce / 7.7 grams) active dry yeast
3 tablespoons = (0.5 ounce / 14.2 grams) powdered milk
1 teaspoon = (0.2 ounce / 5.7 grams) salt
1 tablespoon = (0.42 ounce / 11.9 grams) sugar
2 tablespoons = (1 ounce / 28.4 grams) vegetable oil

Tahap pembuatan pizza: 

1. Dalam stand mixer (KitchenAid) dilengkapi dengan kait adonan, tambahkan ragi, susu bubuk dan air

2. Aduk sampai ragi telah sepenuhnya dibubarkan.

3. Campur sisa bahan kering bersama-sama dalam wadah terpisah dan menambahkannya ke mixer.

4. Terus aduk adonan dengan mixer pada kecepatan rendah (speed 2) sampai sebagian dari tepung dan air telah tercampur, kemudian lanjutkan dengan menguleninya kurang lebih selama 10 menit hingga kalis (sementara adonan masih terasa lengket, Anda dapat menambahkan minyak sayur satu sendok makan sesekali waktu).

Setelah adonan telah diremas selama 10 menit, keluarkan dari mangkuk dan, dengan menggunakan rolling pin, gilas/pipihkan dengan ketebalan sekitar ¾ inchi untuk diameter sekitar 12 inchi.
Jika Anda memiliki lebih adonan dari yang Anda butuhkan, menyimpan sisanya untuk lain waktu, tempatkan adonan dalam panci dan tutup rapat.
5. Biarkan sampai adonan naik itu mengisi seluruh panci dan sekitar 1 ½ "tebal.

6. Tempatkan pan (masih tertutup) ke dalam kulkas selama minimal 4 jam (hingga 24 jam).

Ketika siap dibuat:

1. Panaskan oven sampai 260° C selama sekitar 30-45 menit.

2. Ambil adonan dari kulkas dan tambahkan saus, keju, dan topping.

3. Panggang pada 260° F kurang lebih elama 14 menit.

Demikian kira-kira proses pembuatan pizza yang konon diadaptasi/menyerupai resep Pizza Hut. Soal apakah hasilnya benar bisa menyamai kualitas roti Pizza Hut...


Resep Saus 'Putih' Bechamel

  •     2 sdm mentega
  •     4 1/2 sendok makan tepung serbaguna
  •     3 cangkir susu
  •     1 sendok teh garam
  •     Sejumput pala
Referensi komposisi bahan yang digunakan di amalkitchen.blogspot.co.id
  • 1/2 sdm margarine
  • 1 sdm tepung terigu
  • 200 ml susu (dari 2 sdm susu bubuk yang dilarutkan dalam 200 ml air)
  • 1/2 sdt garam
  • sejumput lada hitam (opsional) 
Referensi komposisi bahan yang digunakan di justtryandtaste.com
  • 1 sendok makan mentega/margarine (mentega akan membuat aroma dan rasa lebih gurih)
  • 2 sendok makan tepung terigu, jenis apapun ok
  • 500 ml susu cair (anda bisa menggunakan susu bubuk 3 sendok makan dilarutkan dengan air hingga menjadi 500 ml)
  • 1/2 sendok teh merica hitam butiran tumbuk halus
  • 1/4 sendok teh garam
  • 50 gram keju parut, bisa menggunakan jenis keju apapun
Dan berikut, terakhir, komposisi bahan yang digunakan di catatan-nina.blogspot.co.id
  • 1/2 bawang bombay, cincang halus
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 25 gr margarin
  • 25 gr tepung terigu serbaguna
  • 400 ml susu cair
  • 1/4 sdt merica
  • 75 gr keju cheddar parut 
Kenapa saya perlu sampai menuliskan 4 referensi resep di atas? tujuan diantaranya, kita bisa membandingkan ragam bahan yang digunakan serta porsi perbandingan masing-masing bahan. Nampak di atas perbandingan antara butter/mentega dan tepung, range perbandingan mentega dan tepung 1:1 s.d. 1:2.

Jumlah susu yang digunakan sendiri sebenarnya menyesuaikan tingkat kekentalan (tekstur) saus bechamel yang kita kehendaki, seperti telah saya singgung di awal. Selanjutnya kita melihat beberapa resep menambahkan lada (merica) dan ada satu resep yang menambahkan pala. Tertulis dalam ensiklopedi wikipedia yang saya baca, penambahan kedua bahan secara bersamaan dalam satu resep saus bechamel pun dimungkinkan.

Lalu bagaimana dengan keju? Nah, yang satu ini saya rasa benar-benar opsional. Karena komposisi gurih lemak sebenarnya sudah kita dapat dari susu yang kita gunakan.

8 Langkah Proses Pembuatan Saus Bechamel

1.  Takarlah semua bahan. Rasio susu dan tepung dan mentega sangat penting dalam saus bechamel, karena tekstur dan rasa saus bergantung pada ketiga bahan ini. Pastikan untuk menggunakan rasio yang tepat. 
Jika Anda suka saus yang lebih tebal, kurangi jumlah susu yang digunakan. Sebaliknya, untuk saus yang lebih cair, tambahkan jumlah susu yang digunakan.

Menggunakan susu penuh lemak akan menghasilkan saus yang tebal daripada susu rendah atau tanpa lemak.

2. Hangatkan susu. Tuang susu ke dalam panci kecil. Letakkan pada kompor dan nyalakan api sedang rendah. Hangatkan susu secara menyeluruh, tapi jangan biarkan mendidih. Angkat susu dari panas ketika hangat lalu tutupi.
Jika mau, Anda dapat memanaskan susu di microwave. Gunakan pengaturan suhu rendah dan panaskan susu selama 1 menit. Lihat apakah susu telah panas; jika tidak, masukkan kembali susu dalam microwave dan panaskan lagi selama satu menit.

Jika susu sampai mendidih, lebih baik memulai dengan susu yang baru, karena hal ini dapat memengaruhi rasa.

Jika tahap ini dirasa merepotkan, kita bisa skip kok dan langsung lanjut ke langkah 3. Saya pun lebih sering melewatkan proses nomor 2 ini, dan nyatanya rasa saus bechamel yang dihasilkan tetap enak...

3. Lelehkan mentega. Masukkan mentega ke dalam wajan/panci di atas api sedang. Panaskan mentega sampai benar-benar meleleh, tapi jangan biarkan menjadi cokelat.

4. Tambahkan tepung. Masukkan semua tepung sekaligus ke dalam panci dengan mentega. Ini akan membentuk gumpalan. Aduk dengan sendok kayu untuk menghilangkan gumpalan dan menciptakan campuran halus. Inilah yang kita sebut sebagai roux putih. Lanjutkan memasak roux di atas api sedang, aduk terus selama sekitar 5 menit (silahkan sesuaikan waktu, karena setiap wajan/panci yang kita gunakan memiliki kecepatan menghantarkan panas yang bisa berbeda). Saat dimasak roux akan mulai gelap. Roux sudah selesai jika telah mencapai warna keemasan; tingkat ini disebut roux "pirang".
Jangan biarkan roux menjadi cokelat, karena hal ini akan memengaruhi rasa dan warna saus bechamel. Jika perlu, kecilkan api ke suhu rendah sehingga roux tidak memasak terlalu cepat.

5. Tambahkan satu sendok makan susu. Kocok dengan cepat untuk melembapkan roux. Ratakan ke seluruh roux; campuran sekarang akan sedikit basah, namun tidak berair.

7. Kocoklah sisa susu. Tuangkan sisa susu perlahan-lahan ke dalam panci dengan satu tangan sambil mengaduknya dengan tangan lain. Lanjutkan menuang dan mengaduk sampai susu hilang (tercampur bersama roux), teruskan aduk selama beberapa menit.

8. Bumbui saus bechamel dengan pala. Saus tebal, krim, dan putih masih bisa dibumbui dengan garam dan merica dan koreksi rasanya. Sampai tahap ini pembuatan saus bechamel kita telah selesai.

Penggunaan saus bechamel pada pizza sebagai bagaian topping bisa dikombinasikan dengan seluruh bahan topping yang lazim digunakan pada pizza, jagung pipil, daging asap, sosis, tuna, paprika dan lainnya sesuaikan dengan selera Anda. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar